Author: bogota

  • Up Date  Identifikasi Korban Longsor dan Banjir Bandang di Cisarua, Jumlah Kantong Jenazah Bertambah

    Kota Bogor-

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa berdasarkan update data terbaru, jumlah kantong jenazah yang berhasil terevakuasi kini bertambah menjadi 16 kantong. “Dari 16 kantong jenazah tersebut, sebanyak 7 telah berhasil diidentifikasi, sementara 8 lainnya belum teridentifikasi atau  masih dalam proses identifikasi,” jelasnya, Sabtu (25/1/2026).

    7 kantung jenasah  yang Telah Teridentifikasi:
    1. PM: 062/022/DVI-CSR/001 — Suryana, laki-laki, 57 tahun;
    2. PM: 062/022/DVI-CSR/002 — Jajang Tarta, laki-laki, 35 tahun;
    3. PM: 062/022/DVI-CSR/003 — Nining, perempuan, 40 tahun;
    4. PM: 062/022/DVI-CSR/004 — Dadang Apung, laki-laki, 60 tahun;
    5. PM: 062/022/DVI-CSR/005 — Nurhayati, perempuan, 42 tahun;
    6. PM: 062/022/DVI-CSR/007 — M. Kori, laki-laki, 30 tahun;
    7. PM: 062/022/DVI-CSR/011 — Lina Lismayanti, perempuan, 43 tahun.

    Sedangkan kantung jenasah  yang Belum Teridentifikasi diambil sampel DNA dan untuk sementara disimpan di RSUD Cibabat  Sejunlah kantong jenazah dengan rincian data :

    1. PM : 62/022/DVI-CSR/009
    2. PM : 62/022/DVI-CSR/010
    3. PM : 62/022/DVI-CSR/008
    4. PM : 62/022/DVI-CSR/006 BP
    5. PM : 62/022/DVI-CSR/011
    6. PM : 62/022/DVI-CSR/012
    7. PM : 62/022/DVI-CSR/013
    8. PM : 62/022/DVI-CSR/014
    9. PM : 62/022/DVI-CSR/015
    10. PM : 62/022/DVI-CSR/016

    Kombes Pol. Hendra menegaskan bahwa seluruh proses identifikasi dilakukan secara teliti dengan melibatkan tenaga medis, forensik, serta dukungan teknologi untuk memastikan keakuratan dan kemanusiaan dalam penanganan korban. “Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada korban dan keluarga, agar proses identifikasi berjalan cepat, akurat, dan bermartabat,” ujarnya.

    Lebih lanjut, ia juga menekankan bahwa kehadiran pos pelayanan kesehatan di lokasi pengungsian merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat. “Kami ingin memastikan para pengungsi mendapatkan layanan kesehatan yang layak, sekaligus mendukung pemulihan kondisi pascabencana,” tutupnya.

  • Tim SAR Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Jabar Evakuasi Pohon Tumbang Akibat Cuaca Ekstrim di Lembang

    Kota Bogor- Tim SAR Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Jawa Barat melaksanakan kegiatan evakuasi pohon tumbang di lokasi tanah longsor, tepatnya di daerah Betrix Lembang, kawasan Rumah Seniman, pada hari Sabtu 24 Januari 2026

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol
    Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Peristiwa tanah longsor yang dipicu oleh curah hujan tinggi menyebabkan sejumlah pohon bambu dan pepohonan besar tumbang hingga menutup badan jalan. Kondisi tersebut sempat menghambat arus lalu lintas dan berpotensi membahayakan pengguna jalan serta masyarakat sekitar.

    Mendapat laporan dari warga dan instansi terkait, Tim SAR Batalyon B Pelopor bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Dengan menggunakan peralatan SAR dan perlengkapan keselamatan, personel melakukan pemotongan, pembersihan, serta evakuasi material pohon tumbang yang menutup akses jalan.

    Berkat kerja sama yang solid dan kesigapan personel di lapangan, proses evakuasi berjalan lancar dan aman. Saat ini arus lalu lintas di lokasi kejadian sudah kembali normal dan dapat dilalui oleh kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.

    Komandan Satuan Brimob Polda Jawa Barat, Kombes Pol Donyar Kusumadji, S.I.K, menyampaikan apresiasi atas kesiapsiagaan dan respons cepat Tim SAR Batalyon B Pelopor dalam penanganan bencana tersebut.
    “Saya mengapresiasi langkah cepat dan profesional yang dilakukan oleh Tim SAR Batalyon B Pelopor dalam mengevakuasi pohon tumbang akibat longsor di wilayah Lembang. Kehadiran Brimob di tengah masyarakat merupakan wujud nyata pengabdian Polri dalam memberikan rasa aman serta membantu masyarakat pada saat terjadi bencana,” ujar Kombes Pol Donyar Kusumadji.

    Beliau juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, khususnya di musim hujan, serta segera melaporkan apabila terjadi potensi bencana alam di wilayahnya agar dapat segera ditangani.

  • Tim Kesehatan Polda Jabar Percepat Identifikasi Korban Melalui Pos DVI dan Dirikan Pos Pelayanan Kesehatan untuk Pengungsi di Desa Pasir Langu

    Kota Bogor- Kepolisian Daerah Jawa Barat melalui tim kesehatan bergerak cepat dalam penanganan korban bencana dengan mendirikan Pos Disaster Victim Identification (DVI) di Desa Pasir Langu. Pos tersebut terdiri dari Pos Ante Mortem dan Pos Post Mortem guna mempercepat proses identifikasi korban secara profesional dan terkoordinasi.

    Selain Pos DVI, Polda Jabar juga mendirikan Pos Pelayanan Kesehatan untuk membantu para pengungsi yang terdampak, khususnya dalam memenuhi kebutuhan medis darurat serta pemulihan kesehatan pascakejadian.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa hingga saat ini dari total 10 kantong jenazah yang diterima, sebanyak 6 kantong telah berhasil diidentifikasi. “Enam kantong jenazah yang teridentifikasi terdiri dari lima jenazah utuh dan satu bagian tubuh. Sementara empat kantong lainnya masih dalam proses identifikasi oleh tim DVI,” jelasnya, Sabtu (24/1/2026).

    Adapun identitas korban yang telah berhasil diidentifikasi adalah sebagai berikut:
    1. Suryana, laki-laki, 57 tahun, masyarakat;
    2. Jajang Tarta, laki-laki, 35 tahun, masyarakat;
    3. Dadang Apung, laki-laki, 60 tahun, masyarakat;
    4. Nining, perempuan, 40 tahun, masyarakat;
    5. Nurhayati, perempuan, 42 tahun, masyarakat;
    6. M. Kori, laki-laki, 30 tahun, berupa potongan tubuh (bagian tangan).

    “Sementara itu, masih dalam proses identifikasi sebanyak 3 jenazah utuh dan 1 bagian tubuh.” ungkapnya.

    Menurut Kombes Pol. Hendra, seluruh proses identifikasi dilakukan dengan mengedepankan standar prosedur operasional yang ketat, melibatkan tenaga medis, forensik, serta dukungan teknologi untuk memastikan keakuratan data korban. “Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, baik kepada korban maupun keluarga, agar proses identifikasi berjalan cepat, akurat, dan manusiawi,” ujarnya.
    Ia juga menegaskan bahwa kehadiran pos pelayanan kesehatan di lokasi pengungsian merupakan wujud kepedulian Polri terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat. “Kami ingin memastikan para pengungsi mendapatkan layanan kesehatan yang layak, sekaligus mendukung pemulihan kondisi pascabencana,” tutup Kombes Pol. Hendra Rochmawan.

  • Tim SAR Sat Brimob Polda Jabar Evakuasi Barang dan Mobil Warga Terdampak Banjir di Ciasem Subang

    Tim SAR Sat Brimob Polda Jabar Evakuasi Barang dan Mobil Warga Terdampak Banjir di Ciasem Subang

    Tim SAR dari anggota Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Jawa Barat melaksanakan kegiatan kemanusiaan berupa evakuasi barang pribadi serta kendaraan milik warga yang terdampak bencana alam banjir di Dusun Krajan, Desa Ciasem Tengah, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang, Sabtu (24/01/2026).

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Kegiatan tersebut menggunakan perlengkapan keselamatan seperti pelampung, helm rescue, serta perahu karet. Evakuasi dilakukan menyusul meningkatnya debit air yang merendam permukiman warga hingga mencapai ketinggian di atas lutut orang dewasa.

    Dalam pelaksanaannya, Tim SAR Brimob fokus membantu warga menyelamatkan barang-barang penting seperti perabot rumah tangga, dokumen berharga, serta mengevakuasi mobil warga yang terendam banjir agar terhindar dari kerusakan lebih parah. Proses evakuasi dilakukan secara bertahap dan mengutamakan keselamatan personel maupun masyarakat.

    Kehadiran Tim SAR Sat Brimob Polda Jabar merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak bencana. “Kami berupaya semaksimal mungkin membantu warga, khususnya dalam penyelamatan barang dan kendaraan agar kerugian yang dialami masyarakat dapat diminimalisir,” ujarnya.

    Sementara itu, Komandan Satuan Brimob Polda Jawa Barat, Kombes Pol Donyar Kusumadji, S.I.K., memberikan apresiasi atas kesigapan personel di lapangan. Ia menegaskan bahwa Sat Brimob Polda Jabar selalu siap hadir di tengah masyarakat dalam situasi darurat dan bencana alam.

    “Kegiatan ini merupakan wujud nyata pengabdian dan komitmen Brimob Polda Jawa Barat dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana. Saya mengapresiasi dedikasi dan kerja keras personel Batalyon B Pelopor yang dengan sigap melaksanakan tugas kemanusiaan. ” ungkapnya.

    “Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami,” tegas Kombes Pol Donyar Kusumadji, S.I.K.

    Hingga kegiatan berakhir, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif. Tim SAR Brimob Polda Jabar tetap bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan serta memberikan bantuan lanjutan apabila dibutuhkan oleh masyarakat setempat.

    Bandung, 24 Januari 2026

    Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

  • Tim DVI Polda Jabar dikerahkan ke Lokasi Longsor di Desa Pasirlangu Kec. Cisarua KBB

    Tim DVI Polda Jabar dikerahkan ke Lokasi Longsor di Desa Pasirlangu Kec. Cisarua KBB

    Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jabar dikerahkan ke lokasi longsor maut di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat pada Sabtu (24/1/2026) untuk proses identifikasi korban yang meninggal.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Berdasarkan laporan yang dihimpun dari Posko Desa Pasirlangu hingga pukul 12.05 WIB, longsor itu menimbun sekitar 30 rumah warga tertimbun, 113 orang dan 34 kepala keluarga (KK) terdampak, 23 orang selamat, meninggal 7 orang serta 83 belum ditemukan di Kampung Pasir Kuning RT 05/11 dan Pasirkuda RT 01/10.

    Kemudian di Kampung Babakan Cibudah, RT 05/07, Desa Pasirlangu terjadi banjir bandang yang menyebabkan 1 rumah rusak berat. Banjir tersebut menyebabkan 3 orang tertimbun dan sudah dievakuasi ke Puskesmas terdekat serta rumah sakit dan 1 orang dilaporkan selamat.

    “Tentunya kita berkoordinasi, posko DVI sudah ada dengan posko dari Dinas Kesehatan KBB,” kata Kapolres Cimahi, AKBP Niko Nurallah Adi Putra di lokasi.

    Niko mengatakan, semua korban yang sudah ditemukan meninggal dunia akibat longsor di area pertanian dan pemukiman di kaki Gunung Burangrang tersebut sudah teridentifikasi.

    “Koordinasi terus di lokasi tersebut sehingga bisa melakukan upaya untuk melakukan evakuasi terhadap beberapa korban dan 7 korban yang sudah ditemukan. Sudah dievakuasi dan sudah berhasil diidentifikasi,” ujar Niko.

    Personel Polri sudah dikerahkan ke lokasi bersama petugas gabungan lainnya untuk melakukan pencarian terhadap korban. Sebab, polisi menerima informasi masih ada sekitar 83 orang yang hingga kini belum ditemukan. Anjing pelacak atau K9 juga sudah dikerahkan ke lokasi.

    “Dari Polres Cimahi maupun dari pores ada kurang lebih 60. Tentunya dari Polda juga ada berturut-turut untuk membantu,” ucap Niko

    Bandung, 24 Januari 2026

    Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

  • Tim SAR Sat Brimob Polda Jabar Evakuasi Korban Longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua KBB

    Tim SAR Sat Brimob Polda Jabar Evakuasi Korban Longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua KBB

    Anggota Tim SAR Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Jawa Barat melaksanakan operasi kemanusiaan berupa evakuasi korban bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) – Jawa Barat, pada Sabtu, (24/1/2026)

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K , M.H mengatakan bahwa bencana longsor yang dipicu oleh curah hujan tinggi tersebut mengakibatkan puluhan rumah warga terdampak dan menimbulkan korban jiwa. Tim SAR Sat Brimob Polda Jabar bergerak cepat ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian, pertolongan, serta evakuasi korban bersama unsur TNI-Polri, BPBD, Basarnas, relawan, dan masyarakat setempat.

    “Dalam proses evakuasi, personel SAR Brimob menghadapi medan yang cukup berat, kondisi tanah yang labil, serta cuaca hujan yang masih mengguyur lokasi. Meski demikian, upaya pencarian dan penyelamatan tetap dilakukan secara maksimal dengan mengutamakan keselamatan personel dan korban.” ungkapnya.

    Keterangan sementara yang berhasil dihimpun di lokasi kejadian, rumah terdampak sebanyak 31 unit, Jumlah warga terdampak 117 orang, Korban selamat 24 orang,
    Korban luka – luka 3 orang (telah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit), Korban meninggal dunia 7 orang, Korban yang masih dalam pencarian/belum diketahui sebanyak 83 orang

    Komandan Satuan Brimob Polda Jawa Barat, Kombes Pol Donyar Kusumadji, S.I.K., menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas musibah tersebut serta menegaskan komitmen Brimob Polda Jabar dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.

    “Kami turut berduka cita sedalam- dalamnya atas musibah tanah longsor yang terjadi di Desa Pasirlangu. Saat ini personel SAR Brimob Polda Jawa Barat terus bersinergi dengan seluruh unsur terkait untuk melakukan evakuasi dan pencarian korban yang masih belum ditemukan. Kami akan mengerahkan kemampuan terbaik demi kemanusiaan dan keselamatan masyarakat,” ujar Kombes Pol Donyar Kusumadji, S.I.K.

    Beliau juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu, serta mengikuti arahan dari petugas di lapangan demi keselamatan bersama.

    Operasi SAR akan terus dilanjutkan hingga seluruh korban berhasil ditemukan dan situasi dinyatakan aman.

    Bandung, 24 Januari 2026

    Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

  • Personel Polda Jabar Gerak Cepat Bantu Evakuasi korban Tanah Longsor dan Banjir Bandang Yang Terjang Desa Pasirlangu Cisarua Kab. Bandung Barat

    Personel Polda Jabar Gerak Cepat Bantu Evakuasi korban Tanah Longsor dan Banjir Bandang Yang Terjang Desa Pasirlangu Cisarua Kab. Bandung Barat

    Bencana alam tanah longsor disertai banjir bandang terjadi di Kampung Pasir Kuning dan Kampung Pasir Kuda RT 05 RW 11 Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, wilayah hukum Polres Cimahi, pada Sabtu (24/1/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.

    Berdasarkan keterangan saksi mata, Wahyu, warga setempat, sebelum kejadian terdengar suara gemuruh yang cukup keras dari arah perbukitan. Setelah dilakukan pengecekan ke lokasi sumber suara, terlihat longsoran tanah besar yang bergerak dari titik awal di Kampung Pasir Kuning hingga menerjang wilayah Kampung Pasir Kuda.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengungkapkan bahwa Akibat peristiwa tersebut, sekitar 30 unit rumah warga dilaporkan tertimbun material longsoran. Data sementara mencatat jumlah korban terdampak mencapai 114 orang, dengan rincian 21 orang berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, 4 orang ditemukan meninggal dunia, serta sekitar 89 orang hingga saat ini masih dalam proses pencarian.

    Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi dan pencarian korban masih terus dilakukan oleh tim gabungan di lokasi kejadian. Aparat kepolisian bersama TNI, BPBD, serta unsur pemerintahan dan relawan bergerak cepat melakukan penanganan darurat.

    Upaya yang telah dilakukan antara lain koordinasi lintas instansi, pendirian tenda posko pengungsian dan posko darurat bersama BPBD serta pemerintah setempat, serta pelaksanaan evakuasi korban baik jiwa maupun penanganan dampak materiil akibat bencana.

    Kombes Hendra menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas musibah tersebut serta menegaskan komitmen membantu masyarakat yang terdampak bencana.

    Kabid Humas Polda Jabar mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat kondisi cuaca dan potensi bencana susulan, serta mendukung kelancaran proses evakuasi dan pencarian korban yang saat ini masih berlangsung.

    Bandung, 24 Januari 2026

    Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

  • Pohon Tumbang di Jalan Cagak Subang, Tutup Badan Jalan Tiga Pengendara Motor Luka-luka, Polisi Segera Bantu Evakuasi

    Kota Bogor- Bencana alam berupa pohon tumbang terjadi di Jl. Raya Ciseuti Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, tepatnya arah Sagalaherang, pada Kamis, 22 Januari 2026, sekitar pukul 17.30 WIB. Peristiwa tersebut dipicu oleh curah hujan yang tinggi disertai angin kencang.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Pohon berukuran besar yang berada di tebing jalan tiba-tiba tumbang dan melintang di badan jalan, sehingga menimpa dua unit sepeda motor yang sedang melintas. Akibat kejadian tersebut, tiga orang pengendara mengalami luka-luka, terdiri dari satu laki-laki dan dua perempuan.

    Personel gabungan yang hadir dan melakukan penanganan di lokasi kejadian antara lain Kapolsek Jalancagak Kompol Dede Suherman, A.Md, Pamapta II Polres Subang IPDA Yuki Renemal, MP Kecamatan Jalancagak, personel Polsek Jalancagak, Koramil Jalancagak, BPBD Kabupaten Subang, Satpol PP Kecamatan Jalancagak, Damkar, serta Tagana Kabupaten Subang.

    “Berdasarkan data di lapangan, dua korban perempuan mengalami luka ringan dan telah kembali ke rumah masing-masing, yakni Sri Lidya (26) warga Kecamatan Dawuan dan Neng Wina Fitaloka (25) warga Kecamatan Kasomalang. Sementara satu korban lainnya, Hendra Kurniawan Halim (49) warga Kecamatan Purwadadi, mengalami luka robek dan terkelupas pada telapak kaki dan telah dirujuk ke RSUD Hasan Sadikin (RSHS) Bandung untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.” ujar Hendra, Jum’at (23/1/2026)

    Adapun kendaraan yang terlibat dalam kejadian tersebut yakni sepeda motor Honda X-Tride warna hitam bernomor polisi T 4396 ZL dan sepeda motor Honda warna hitam bernomor polisi T 6124 ZX.

    Setelah kejadian, petugas gabungan bersama masyarakat segera melakukan evakuasi dan pembersihan material pohon tumbang yang menutup badan jalan. Proses evakuasi selesai sekitar pukul 20.30 WIB, dan arus lalu lintas dari kedua arah kembali normal, aman, dan terkendali.

    Dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap waspada, khususnya saat melintasi jalur rawan bencana pada kondisi cuaca ekstrem seperti hujan deras dan angin kencang.

  • Polisi Pastikan Penanganan Profesional Kasus Dugaan Pemukulan Wartawan di Cileungsi

    Polres Bogor menegaskan komitmennya untuk menangani secara profesional dan transparan kasus dugaan pemukulan terhadap seorang wartawan yang terjadi di lingkungan SKPT Polsek Cileungsi. Setiap laporan masyarakat, termasuk yang menyangkut insan pers, dipastikan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol.Hendra Rochmawan S.I.K., M.H menyampaikan bahwa proses penyelidikan masih berjalan dan membutuhkan waktu guna mengumpulkan keterangan para saksi serta melengkapi alat bukti. Hal ini dilakukan agar penanganan perkara dapat dilakukan secara objektif, akuntabel dan tidak tergesa-gesa.

    Menanggapi adanya pertanyaan dari kuasa hukum Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) terkait perkembangan penanganan perkara, Polres Bogor membuka ruang komunikasi dan koordinasi sebagai bagian dari prinsip keterbukaan informasi publik. Kepolisian menegaskan tidak ada upaya menghambat proses hukum, melainkan memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur.

    Polres Bogor juga menegaskan komitmennya dalam menjamin perlindungan terhadap kebebasan pers sebagai bagian dari pilar demokrasi, sekaligus memastikan bahwa setiap dugaan pelanggaran hukum akan ditangani secara adil tanpa pandang bulu.

    “Masyarakat dan insan pers diimbau untuk tetap tenang, tidak berspekulasi, serta mempercayakan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.” ujar Kabid Humas, Jum’at (23/1/2026).

    Polres Bogor berkomitmen menjaga kondusivitas serta kepercayaan publik melalui penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan.

    Bandung, 23 Januari 2026

    Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

  • Peredaran Rokok Tanpa Cukai di Caringin Bogor Jadi Perhatian, Aparat Tingkatkan Pengawasan

    Peredaran rokok tanpa cukai di wilayah Caringin, Kabupaten Bogor, kembali menjadi perhatian masyarakat. Sejumlah warga mengaku masih menemukan adanya aktivitas penjualan rokok ilegal yang berpotensi merugikan negara serta membahayakan konsumen.

    Menyikapi hal tersebut, masyarakat berharap aparat penegak hukum (APH) bersama instansi terkait dapat meningkatkan pengawasan dan penertiban secara berkelanjutan, guna menekan peredaran rokok tanpa pita cukai di wilayah tersebut.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K.,M.H menegaskan bahwa upaya pengawasan terhadap peredaran rokok ilegal terus dilakukan melalui patroli rutin, sosialisasi kepada pelaku usaha, serta penindakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen menjaga ketertiban, melindungi masyarakat, dan mencegah kerugian negara akibat peredaran barang ilegal.

    Kabid Humas juga mengimbau masyarakat agar berperan aktif dengan melaporkan jika menemukan indikasi peredaran rokok tanpa cukai di lingkungannya. “Partisipasi warga dinilai penting sebagai bentuk pengawasan bersama demi terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif.” ujarnya, Jum’at (23/1/2026)

    Dengan sinergi antara aparat, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan peredaran rokok ilegal di wilayah Caringin Bogor dapat diminimalisir, sehingga stabilitas keamanan dan kepatuhan terhadap aturan dapat terus terjaga.

    Bandung, 23 Januari 2026

    Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar