KOTA BOGOR – Guna mengantisipasi dan mengurai kepadatan arus lalu lintas pada masa libur Lebaran, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bogor Kota kembali memberlakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik rawan. Salah satunya dilakukan di Jalan Raya Tajur pada Selasa malam (24/3) sekitar pukul 21.30 WIB.
Rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah sepenggal (one way lokal) diterapkan menyusul meningkatnya volume kendaraan secara signifikan, khususnya dari arah Ciawi yang menuju kawasan Kota Bogor. Lonjakan arus kendaraan ini menyebabkan kepadatan yang cukup tinggi di sepanjang ruas Jalan Raya Tajur.
Dalam pelaksanaannya, petugas di lapangan mengarahkan arus kendaraan dari Jalan Raya Tajur menuju Jalan Pajajaran. Sementara itu, arus kendaraan dari Jalan Pajajaran yang mengarah ke Tajur dan Lawanggintung untuk sementara waktu dilakukan penahanan guna memberikan prioritas bagi kendaraan dari arah Tajur.
Langkah tersebut diambil sebagai upaya taktis untuk mempercepat penguraian kepadatan, sehingga arus lalu lintas dapat kembali bergerak normal dan tidak terjadi penumpukan kendaraan yang berkepanjangan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kepadatan lalu lintas masih didominasi oleh kendaraan roda dua yang berasal dari arah Puncak dan Sukabumi, yang melintasi Jalan Raya Tajur menuju pusat Kota Bogor.
Kasatlantas Polresta Bogor Kota menyampaikan bahwa rekayasa lalu lintas akan terus dilakukan secara situasional dan dinamis, menyesuaikan dengan kondisi di lapangan, terutama selama periode libur Lebaran yang ditandai dengan meningkatnya mobilitas masyarakat.
Pihaknya juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk tetap mematuhi arahan petugas di lapangan, menjaga ketertiban, serta mengutamakan keselamatan dalam berkendara.
Dengan penerapan langkah-langkah strategis dan responsif tersebut, diharapkan arus lalu lintas di wilayah Kota Bogor dapat tetap terkendali, aman, dan lancar selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026.
Leave a Reply